Contoh Studi Kasus Pelanggaran Terhadap Etika Profesi di Bidang Sistem Informasi

Dalam era kini, informasi dipandang sebagai aset atau sumber yang setara dengan sumber-sumber lain dan juga mempunyai kekhususan persoalan dan pengelolaannya, sehingga diperlukan suatu manajemen khusus yaitu sistem manajemen informasi dengan pengelolanya yang khusus yaitu manajer informasi atau Chief Information Officer (CIO). Sebagai manajer jelas harus mengetahui etika manajemen. Aspek keuangan merupakan suatu aspek yang yang sangat sensitif, demikian juga dengan aspek informasi. Dengan demikian hak dan tanggung jawab manajer mengisyaratkan bahwa syarat manajer harus “beretika (bermoral) tinggi dan kuat”.

Faktor penyebab pelanggaran kode etik profesi IT adalah makin merebaknya penggunaan internet. Jaringan luas computer tanpa disadari para pemiliknya di sewakan kepada spammer (penyebar email komersial) froudster (pencipta setus tipuan), dan penyabot digital
Terminal2 jaringan telah terinfeksi virus computer, yang mengubah computer menjadi zombie contohnya di bandung banyak warnet yang menjadi sarang kejahatan computer. Factor lain yang menjadi pemicu adalah makin merebaknya intelektual yang tidak beretika.

Factor penyebab pelanggaran kode etik profesi IT
1. Tidak berjalannya control dan pengawasan diri masyarakat
2. Organisasi profesi tidak di lengkapi denga sarana dan mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan
3. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena buruknya pelayanan sosialisasi dari pihak prepesi sendiri
4. Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari para pengemban profesi IT untuk menjaga martabat luhur profesinya
5. Tidak adanya kesadaran etis da moralitas diantara para pengemban profesi TI untuk menjaga martabat luhur profesinya.

Solusi yaitu adanya kesadaran hukum.kesadaran hokum menurut  Soerjono Sokanto (1988) menyebutkan bahwa ada lima unsur penegakan hukum artinya untuk mengimplementasikan penegak hukum di Indonesia sangat dipengaruhi 5 faktor :

1. undang2
2. mentalitas aparat penegak hukum
3. perilaku masyarakat
4. sarana
5. kultur.

 

Sistem Informatika dapat diartikan sebagai suatu disiplin ilmu yang mempelajari transformasi berlambang yaitu data yang berbasis pada mesin komputasi. Mencakup beberapa bidang diantaranya sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, sistem komputer dan aplikasi-aplikasi pengembangan informatika yang lainnya. Informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan tersebut,  serta menampilkan dalam bentuk informasi.
 
Peran Ilmu komputer yang merupakan bagian dari informatika lebih ditekankan pada pemrograman komputer dan rekayasa perangkat lunak (software).  Berakar dari elektronika, matematika dan linguistik, basis ilmu komputer adalah pemahaman komprehensif mengenai algoritma. Mulai dari analisis abstrak hingga subyek yang lebih kongkret seperti struktur data, intelejensia buatan, sampai tata antarmuka pengguna. Bidang ini beririsan dengan bidang sistem informasi. Tetapi informatika lebih menitik beratkan kepada pemenuhan kebutuhan manusia yang berhubungan dengan penggunaan komputer. Oleh karena itu maka dipelajari berbagai strategi penerapan teknologi yang dimaksud, tanpa mendalami terlalu jauh konsep dan dasar teori dari basic ilmu komputer itu sendiri (pragmatis).
 
 
Program studi Informatika memiliki 4 keminatan yaitu :
  • Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
  • Komputasi Cerdas  (KC)
  • Jaringan Komputer (JK)
  • Teknologi Game (Game Tech)
 
Dengan 4 keminatan diatas, diharapkan lulusan dari program studi informatika dapat mengaplikasikan kemampuannya, baik hard skill maupun soft skill di bebrbagai bidang dan lini profesionalitas. Beberapa prospek profesi yang terkait langsung dengan informatika adalah :
  1. Software Engineer – Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan dan lain-lain, termasuk perangkat lunak untuk model dan simulasi.
2.      System Analyst dan System Integrator – Berperan dalam melakukan analisis terhadap sistem dalam suatu instansi atau perusahaan dan membuat solusi yang integratif dengan memanfaatkan perangkat lunak.
  1. Konsultan IT – Berperan dalam perencanaan dan pengevaluasian penerapan IT pada sebuah organisasi.
  2. Database Engineer / Database Administrator – Berperan dalam perancangan dan pemeliharaan basis data (termasuk data warehouse) untuk suatu instansi atau perusahaan.
  3. Web Engineer / Web Administrator – Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan pemeliharaan untuk website tersebut dan mengembangkannya.
  4. Computer Network / Data Communication Engineer – Bertugas merancang arsitektur jaringan, serta melakukan perawatan dan  pengelolaan jaringan dalam suatu  instansi atau  perusahaan.
  5. Programmer – Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana informa tika sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, teleko munikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dan lain-lain.
  6. Software Tester – Terkait dengan ukuran perangkat lunak, sarjana informatika dapat juga berperan khusus sebagai penguji perangkat lunak yang bertanggung jawab atas kebenaran fungsi dari sebuah perangkat lunak.
  7. Game Developer – Dengan berbagai bekal keinformatikaan yang diperolehnya termasuk computer graphic, human computer interaction, dll, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak untuk multimedia game.
  8. Intelligent System Developer – Dengan berbagai teknik artificial intelligence yang dipelajarinya, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak yang intelejen seperti sistem pakar, image recognizer, prediction system, data miner, dll
  9. Selain bidang-bidang profesional di atas, sarjana Informatika juga dapat bekerja di bidang lainnya. Misalnya di bidang pendidikan atau dalam bidang keilmuan dengan menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian seperti di LIPI, BPPT, dan Badan Penelitian dan Pengembangan di perusahaan.

 

Malinda Palsukan Tanda Tangan Nasabah

 
JAKARTA, KOMPAS.com – Terdakwa kasus pembobolan dana Citibank, Malinda Dee binti Siswowiratmo (49), diketahui memindahkan dana beberapa nasabahnya dengan cara memalsukan tanda tangan mereka di formulir transfer.
Hal ini terungkap dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum di sidang perdananya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2011). “Sebagian tanda tangan yang ada di blangko formulir transfer tersebut adalah tandatangan nasabah,” ujar Jaksa Penuntut Umum, Tatang sutar
Malinda antara lain memalsukan tanda tangan Rohli bin Pateni. Pemalsuan tanda tangan dilakukan sebanyak enam kali dalam formulir transfer Citibank bernomor AM 93712 dengan nilai transaksi transfer sebesar 150.000 dollar AS pada 31 Agustus 2010. Pemalsuan juga dilakukan pada formulir bernomor AN 106244 yang dikirim ke PT Eksklusif Jaya Perkasa senilai Rp 99 juta. Dalam transaksi ini, Malinda menulis kolom pesan, “Pembayaran Bapak Rohli untuk interior”.
Pemalsuan lainnya pada formulir bernomor AN 86515 pada 23 Desember 2010 dengan nama penerima PT Abadi Agung Utama. “Penerima Bank Artha Graha sebesar Rp 50 juta dan kolom pesan ditulis DP untuk pembelian unit 3 lantai 33 combine unit,” baca jaksa.
Masih dengan nama dan tanda tangan palsu Rohli, Malinda mengirimkan uang senilai Rp 250 juta dengan formulir AN 86514 ke PT Samudera Asia Nasional pada 27 Desember 2010 dan AN 61489 dengan nilai uang yang sama pada 26 Januari 2011. Demikian pula dengan pemalsuan pada formulir AN 134280 dalam pengiriman uang kepada seseorang bernama Rocky Deany C Umbas sebanyak Rp 50 juta pada 28 Januari 2011 untuk membayar pemasangan CCTV milik Rohli.
Adapun tanda tangan palsu atas nama korban N Susetyo Sutadji dilakukan lima kali, yakni pada formulir Citibank bernomor No AJ 79016, AM 123339, AM 123330, AM 123340, dan AN 110601. Secara berurutan, Malinda mengirimkan dana sebesar Rp 2 miliar kepada PT Sarwahita Global Management, Rp 361 juta ke PT Yafriro International, Rp 700 juta ke seseorang bernama Leonard Tambunan. Dua transaksi lainnya senilai Rp 500 juta dan 150 juta dikirim ke seseorang bernamVigor AW Yoshuara.
“Hal ini sesuai dengan keterangan saksi Rohli bin Pateni dan N Susetyo Sutadji serta saksi Surjati T Budiman serta sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan laboratoris Kriminalistik Bareskrim Polri,” jelas Jaksa. Pengiriman dana dan pemalsuan tanda tangan ini sama sekali tak disadari oleh kedua nasabah tersebut.
 
 
komentar:
contoh kasus yang saya ambil yaitu tentang  pemalsuan tanda tangan nasabah yang dilakukan oleh melinda dimana Dalam kasus ini malinda melakukan banyak pemalsuan tanda tangan yang tidak diketahui oleh nasabah tersebut. Dalam kasus ini ada salah satu  prinsip-prinsip yang telah dilanggar yaitu prinsip Tanggung jawab profesi, karena ia tidak melakukan pertimbangan professional dalam semua kegiatan yang dia lakukan,disini melinda  juga melanggar prinsip Integritas, karena tidak memelihara dan meningkatkan kepercayaan nasabah.

 

 

http://nidaimekingofblue.blogspot.com/2013/03/studi-kasus-pelanggaran-etika-profesi.html

http://hartatisinag.blogspot.com/

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GOOGLE EARTH)

Posted: April 15, 2013 in Tak Berkategori

CARA MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH DALAM MENCARI LOKASI

SMA MARDI YUANA SUKABUMI via (GOOGLE EARTH)

Anda  kesulitan mencari suatu lokasi?

Anda pernah tersesat di suatu daerah?

kesulitan Anda dapat teratasi dengan menggunakan Google Earth. Penggunaannya cukup mudah, Anda tinggal membuka laptop dan mengakses earth.google.com atau anda bisa mengaksesnya dengan menggunakan smartphone atau tablet. sebagai contoh saya mencari lokasi sekolah SMA saya dengan menggunakan laptop.

Cara saya mendapatkan informasi mengenai lokasi geografis dari sekolah SMA saya adalah sebagai berikut:

  1. buka google earth melalui browser
  2. jika belum terinstal instal terlebih dahulu pada laptop
  3. lalu kemudian buka google yang telah terinstal pada laptop
  4. kemudian mencari lokasi sekolah
  5. capture gambar dan lokasi lintang dan bujur

Berikut ini saya tampilkan gambar SMA MARDI YUANA SUKABUMI dalam Google Earth :

Image

seperti yang terdapat pada gambar, lokasi lintang dan bujur SMA MARDI YUANA SUKABUMI dapat diketahui melalui Google Earth.

Penggunaan Google Earth cukup mudah. Anda hanya membutuhkan sebuah gadget, entah itu laptop,pc,smartphone, tablet atau perangkat canggih lainnya. Dan salah satu unsur paling penting yang wajib anda miliki adalah KONEKSI INTERNET. Tanpa koneksi internet perangkat canggih yang anda miliki tidak akan berfungsi maksimal apalagi untuk mengakses Google Earth, saya pikir anda mungkin akan tersesat atau yang lebih mudah anda bisa bertanya kepada orang-orang yang anda temui dijalan. selamat mencoba!!

 

_____________________________________________________________________________________________________

SOAL

_____________________________________________________________________________________________________

1 Jelaskan tentang perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika ?
2. Jelaskan tentang keuntungan dan kerugian dari :

  • Teknologi peer to peer
  • Teknologi Client server

3. Jelaskan perkembangan teknologi wireless meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless ?

_____________________________________________________________________________________________________

JAWABAN

_____________________________________________________________________________________________________

Jawab 1

Perkembangan jaringan komputer tidaklah luput dari semakin besarnya keinginan masyarakat global untuk mendapatkan informasi secara cepat dan bagaimana memudahkan aktifitas mereka sehari-hari. dimulai dari teknologi telepon genggam yang mengalami perubahan yang sangat signifikan dari waktu ke waktu seperti Advanced Mobile Phone Services (AMPS), 1G, 2G, 3G, 3,5 G dan sampai sekarang sudah mencapai 4G. dan masih banyak lagi teknologi lainya yang berhubungan dengan telepon seluler. yang kesemuanya ditujukan untuk mempermudah dalam berkomunikasi.

Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses
yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal- terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN. Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.

 

Jawab 2

Keuntungan Client-Server

  1. Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
  2. Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
  3. Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit.
  4. Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.

Kerugian Client-Server

  1. Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
  2. Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
  3. Kelangsungan jaringan bergantung pada server, bila jaringan pada server terganggu, maka semua akan ikut terganggu.

Keuntungan Jaringan Peer To Peer

  1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
  2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
  3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kerugian Jaringan Peer To Peer

  1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
  2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
  3. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing-masing fasilitas yang dimiliki.
  4. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.

 

Jawab 3

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX di antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.
Elemen Perangkat WIMAX :
Elemen/ perangkat WiMAX secara umum terdiri dari BS di sisi pusat dan CPE di sisi pelanggan. Namun demikian masih ada perangkat tambahan seperti antena, kabel dan asesoris lainnya.
Base Station (BS)
Merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang biasanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan Internet Protocol (IP). Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa CPE dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar WiMAX. Komponen BS terdiri dari:
  1. NPU (networking processing unit card
  2. AU (access unit card)up to 6 +1
  3. PIU (power interface unit) 1+1
  4. AVU (air ventilation unit)
Antena
Antena yang dipakai di BS dapat berupa sektor 60°, 90°, atau 120° tergantung dari area yang akan dilayani.
Subscriber Station (SS)
Secara umum Subscriber Station (SS) atau (Customer Premises Equipment) CPE terdiri dari Outdoor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU), perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi dengan antena.

 

Diskusi :

  1. Untuk  produk biskuit kaleng yang dipasarkan di pasar lokak dan juga kebeberapa negara tetangga,  perusahaan apa sajakah yang terlibat sehingga anda bisa membeli produk tersebut disebuah supermarket ?
  2. Gambarkan supply chain management dari produk ini !

______________________________________________________________________________________________________________

Perusahaan yang terlibat di dalam pembuatan biskuit kaleng adalah sebagai berikut :

  • Pabrik Gula, Pabrik Susu Bubuk, Pabrik Terigu, Pabrik Mentega, Pabrik Garam , Pabrik Maizena, Pabrik Kaleng, Distributor Makanan, Distributor Telur, Supermarket / Agen

Semua bahan baku baik itu bahan mentah maupun bahan penolong bersumber dari pabrik gula, pabrik terigu, pabrik susu bubuk, pabrik mentega, pabrik garam, pabrik maizena, pabrik kaleng, distributor makanan, dan distributor telur.

Untuk mengolah semua bahan mentah untuk menjadi barang jadi yaitu berupa biskuit semuanya dilakukan di pabrik biskuit itu sendiri.

Dalam proses pendistribusian biskuit tersebut dilakukan melalui sejumlah supermarket atau agen yang dapat berhubungan langsung dengan konsumen.

Untuk menjalin hubungan baik dengan para supplier dan kostumer adalah dengan bersikap profesional, bisa menerima kritikan dari kostumer ataupun dari supplier, tanggap dengan cepat kritikan tersebut dan mampu membina suatu komunikasi yang baik.

Dalam management ini struktur logika yang digunakan dengan melakukan penjulan secara langsung ke pelanggan, memesan komponen pada saat menerima pesanan, menentukan waktu bagi supply chain, memperkecil jumlah pemasok, mengutamakan pemasok terdekat dari posisi pabrik, mengembangkan e-commerce, dan melakukan kemitraan yang baik.

Untuk mengkoordinasikan informasi arus dan sistem global dilakukan dengan cara mencari informasi yang tepat di lapangan kemudian diberi suatu penilaian dari informasi yang di dapat setelah itu baru di berikan informasi yang telah di olah kepada para supplier, distributor dan manufacturing.

Dengan meningkatkan kualitas penjulan dan kualitas biskuit yang dijual sehingga mampu menarik banyak minat dari konsumen untuk membeli biskuit yang diproduksi dengan begitu maka mitra kerja pemasok akan bejalan optimal.

Dalam pemasaran produk biscuit kaleng dapat di pasarkan pada pasaran lokal maupun ke Negara tetangga (international). Mungkin saya namakan perusahaan PT. biscuit xyz. Dalam proses pemasaran ini terdapat kerjasama antar produk PT. biscuit xyz dengan atau pemasok bahan baku.

Managemen rantai pasok atau supply chain management ini bisa juga berarti seluruh jenis kegiatan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir ke konsumen untuk mendaur ulang produk yang sudah dipakai. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan biscuit ini bisa berupa : tepung terigu, minyak nabati, keju, gula, garam, kedelai, susu, telur, sedangkan bahan pelengkapanya yaitu kaleng dan plastik.
Pemasok bahan mentah seperti gandum, tebu, air kelapa, lemak nabati, susu sapi, alumunium, limbah plastik di olah oleh masing-masing pabrik menjadi bahan baku jadi. Penghasil kedelai dan garam mensuply kepada distributor, yang disebut dengan distributor kedelai dan distributor garam. Peternak ayam akan mensuply telur melalui distributor, yang disebut dengan distributor telur.

Bahan baku jadi yang telah diproses oleh pabrik dan distributor akan di supply kepada PT. Biskuit xyz. Komposisi dari biskuit ini adalah tepung terigu, gula, garam, susu, keju, telur, soda kue, minyak nabati, dan kedelai. Lalu bahan jadi tersebut diolah menjadi biskuit. Biskuit dikemas oleh plastik, trakhir dibungkus dalam kemasan kaleng. Biskuit yang telah jadi siap di kirim kepada distributor lokal dan distributor internasional. Distributor lokal menyalurkan biskuit ke supermarket, grosir, pasar tradisional, dan pedagang eceran. Distributor internasional menyalurkan biskuit ke supermarket (luar negeri). Lalu produk yang telah disalurkan oleh distributor bisa di nikmati (konsumsi) oleh konsumen di supermarket dan lain-lain. Dengan adanya proses pembuatan biscuit ini , akan dirangkum dalam alur gambar dengan supply chain management,

berikut gambarnya :

_____________________________________________________________________________________________________

SOAL

_____________________________________________________________________________________________________

1. Jelaskan peranan telematika dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bidang pendidikan!

2. Apa manfaat dan dampak negative dari telematika, jelaskan!

3. Media komunikasi apa saja yang digunakan untuk telematika?

4. Jelaskan perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul!

_____________________________________________________________________________________________________

JAWABAN

_____________________________________________________________________________________________________

Jawab 1

– Video Teleconference

Keberadaan teknologi ini memungkinkan mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat social. Banyak faktor yang mempengaruhi dilaksanakan atau tidaknya potensi teknologi telematika. Faktor utama, menurut Miarso (2004) adalah adanya komitmen politik dari para pengambil kebijakan dan ketersediaan para tenaga terampil.

– Perpustakaan Elektronik

Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.

– Surat Elektronik (email)

Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah  berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.

– Pengelolaan Sistem Informasi

Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau Hard Disk, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu system.

 

Jawab 2

a. Manfaat Telematika

– Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.

– Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).

– Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan  memberikan  kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.

– Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.

– Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.

b.      Dampak Negatif Telematika

– Kejahatan telematika merugikan individu,missal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.

– Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and Science Universitas Harvard.

– Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.

– Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.

– Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.

 

Jawab 3

Internet

Handphone

Video Conference

 

Jawab 4

a.      Masa Pra-Satelit

  • Radio dan Telepon

Di periode pra satelit (sebelum tahun 1976), perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia masih terbatas pada bidang telepon dan radio. Radio Republik Indonesia (RRI) lahir dengan di dorong oleh kebutuhan yang mendesak akan adanya alat perjuangan di masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, dengan menggunakan perangkat keras seadanya. Dalam situasi demikian ini para pendiri RRI melangsungkan pertemuan pada tanggal 11 September 1945 untuk merumuskan jati diri keberadaan RRI sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dengan rakyat, dan antara rakyat dengan rakyat.Sedangkan telepon pada masa itu tidak terlalu penting sehingga anggaran pemerintah untuk membangun telekomunikasipun masih kecil jumlahnya. Saat itu, telepon dikelola oleh PTT (Perusahaan Telepon dan Telegrap) saja. Sampai pergantian rezim dari Orla ke Orba di tahun 1965, RRI merupakan operator tunggal siaran radio di Indonesia. Setelah itu bermunculan radio – radio siaran swasta. Lima tahun kemudian muncul PP NO. 55 tahun 1970 yang mengatur tentang radio siaran non pemerintah.Periode awal tahun 1960-an merupakan masa suram bagi pertelekomunikasian Indonesia, para ahli teknologi masih menggeluti teknologi sederhana dan “kuno”. Misalnya saja, PTT masih menggunakan sentral-sentral telepon yang manual, teknik radio High Frequency ataupun saluran kawat terbuka (Open Were Lines). Pada masa itu, banyak negara pemberi dana untuk Indonesia – termasuk pendana untuk pengembangan telekomunikasi, menghentikan bantuannya. Hal itu karena semakin memburuknya situasi dan kondisi ekonomi dan politi di Indonesia. Tercatat bahwa pada masa 1960-1967, hanya Jerman saja yang masih bersikap setia dan menaruh perhatian besar pada bidang telekomunikasi Indonesia, dan menyediakan dana walau di masa-masa sulit sekalipun. Ketika itu pengembangan telekomunikasi masih difokuskan pada pengadaan sentra telepon, baik untuk komunikasi lokal maupun jarak jauh, dan jaringan kabel. Indonesia saat itu belum memiliki satelit. Sentral telepon beserta perlengkapan hubungan jarak jauh ini diperoleh dari Jerman. Pada saat itu, Indonesia hanya dapat membeli produk yang sama, dari perusahaan yang sama, yakni Perusahaan Jerman. Tidak ada pilihan lain bagi Indonesia.Keleluasaan barulah bisa dirasakan setelah di tahun 1967/1968 mengalir pinjaman-pinjaman ke Indonesia, baik bilateral ataupun pinjaman multilateral dari Bank Dunia, melalui pinjaman yang disepakati IGGI. Akan tetapi, pada masa inipun inovasi dalam pemfungsian teknologi telekomunikasi masih belum berkembang dengan baik di negeri ini. Peda dasarnya kita memberi dan memakai perlengkapan seperti switches, cables, carries yang sudah lazim kita pakai sebelumnya.

  • Televisi

Badan penyiaran televisi lahir tahun 1962 sebelum adanya satelit yang semula hanya dimaksudkan sebagai perlengkapan bagi penyelenggara Asian Games IV di Jakarta. Siaran percobaan pertama kali terjadi pada 17 Agustus 1962 yang menyiarkan upacara peringatan kemerdekaan RI dari Istana Merdeka melalui microwave. Dan pada tanggal 24 Agustus 1962, TVRI bisa menyiarkan upacara pembukaan Asian Games, dan tanggal itu dinyatakan sebagai hari jadi TVRI. Terdorong oleh inovasi, akhirnya pada tanggal 14 November 1962 untuk pertama kalinya TVRI memberanikan diri melakukan siaran langsung dari studio yang berukuran 9×11 meter dan tanpa akustik yang memadai. Lebih setahun setelah siaran pertama, barulah keberadaan TVRI dijelaskan dengan pembentukan Yayasan TVRI melalui Keppres No. 215/1963 tertanggal 20 Oktober 1963. Antara lain disebutkan bahwa TVRI menjadi alat hubungan masyarakat (mass communication media) dalam pembangunan mental/spiritual dan fisik daripada Bangsa dan Negara Indonesia serta pembentukan manusia sosialis Indonesia pada khususnya. Sampai tahun 1989, TVRI merupakan operator tunggal di bidang penyiaran televisi.Jadi sebelum satelit palapa mengorbit, Indonesia hanya mengenal telekomunikasi yang bersifat terestrial, yakni yang jangkauannya masih dibatasi oleh lautan.

b.   Masa Satelit (Satelit Domestik Palapa)

Gagasan tentang peluncuran satelit bagi telekomunikasi domestik di Indonesia bisa ditelusuri asal muasalnya dari sebuah konferensi di Janewa tahun 1971 yang disebut WARCST (World Administrative Radio Confrence on Space Telecomunication). Pada konferensi itu di tampilkan pila pameran dari perusahaan raksasa pesawat terbang Hughes. Perusahaan inilah yang mengusulkan ide pemanfaatan satelit bagi kepentingan domestik Indonesia. Hal tersebut disambut oleh Suhardjono yang berlatar belakang militer dan membawa masalah satelit itu sampai ke Presiden RI. Selain pertimbangan kelayakan ekonomi dan teknis, sejarah peluncuran satelit ini juga diwarnai oleh kepentingan politik dimana hubungan antara Indonesia dengan negara- negara lain sudah mulai bersahabat. Di sisi lain, satelit memungkinkan penyebaran luas ideologi negara ke masyarakat luas melalui TV. Komunikasi tentang cara-cara menggali sumber daya alam dapat berlangsung dengan mudah. Ini berlaku untuk kasus tembaga pura (Freeport) dan di Dili. Peluncuran satelit Palapa di Cape Canaveral, Florida, bulan Agustus 1976 pada panel peluncuran terdapat 3 orang Indonesia dan perwakilan dari perusahaan NASA dan Hughes.Kejadian ini diresmikan juga melalui pidato kenegaraan oleh presiden Soeharto di Jakarta, tanggal 16 Agustus 1976. ini merupakan satu- satunya proyek teknologi yang mendapat tempat terhormat di gedung Parlemen. Namun peluncuran satelit itu merupakan kebijakan nasional yang gagasan awalnya dicetuskan oleh pemerintah.

Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Indonesia pernah mengalami ancaman perpecahan. Untuk mempersatukan tanah air yang sangat luas ini diperlukan sarana perhubungan yang mencakup seluruh wilayah nusantara. Proses kelahiran satelit ini hanya melibatkan sedikit teknokrat dan teknolog yang berpihak pada kepentingan Orba.

 

 

refensi :

http://www.gudangmateri.com/2010/08/perkembangan-telematika-di-indonesia.html

http://telematika.web.id/index2.shtml

 http://ejjaaizz.blogspot.com/2012/10/tugas-pengantar-telematika.html

 

PROPOSAL PENULISAN ILMIAH

Posted: April 11, 2012 in Tak Berkategori

PROPOSAL PENULISAN ILMIAH

PEMBUATAN GAME PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK  TAMAN KANAK-KANAK

MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS5

10109175, STEPHANUS RIAN IRWANDA

BAB I

PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Teknologi jaman sekarang mungkin membuat sebagian orangtua khawatir dengan perkembangan yang begitu sangat pesat. Kekhawatiran itu muncul terhadap anak-anaknya, sehingga mereka binggung bagaimana caranya memberikan pelajaran-pelajaran yang positif terhadap anak mereka. Salah satu teknologi yang berkembang yaitu komputer. Dengan adanya komputer orangtua bisa mengajarkan kepada anaknya lewat pembelajaran interaktif  yang menarik dan mudah dipahami oleh sang anak. Mengapa perlu diterapkan terhadap anak usia dini, hal ini dikarenakan sebagian dari anak-anak mempunyai rasa ingin tahu yang sungguh sangat kuat di usia dini, anak-anak harus diajarkan pembelajaran yang berbasis komputer dengan sangat menyenangkan sehingga anak dapat belajar sambil bermain. Pada usia dini anak pasti akan menemukan hal-hal baru, dan mereka harus mengenal adanya komputer agar tidak asing dengan teknologi yang berkembang.

Oleh karena itu penulis mencoba membuat game pembelajaran yang sangat interaktif untuk membatu daya tangkapnya. Penulis akan membuat suatu game pembelajaran menggunakan Adobe Flash CS5 dengan software pendukung Adobe Photoshop CS5 dan Cool Edit Pro 2.1, dengan adanya pembelajaran berbasis game ini diharapkan anak-anak dapat menangkap isi dari game yang penulis buat

 

1.2  Ruang lingkup

Dalam penulisan ilmiah ini penulis akan menjelaskan bagaimana cara membuat game pembelajaran untuk anak taman kanak-kanak agar dapat membantu menambah daya pikir positif anak dan merangsang otak anak untuk menggunakan akalnya untuk berkreasi dengan apa yang dihadapkannya.

 

1.3  Tujuan Peneilitan

Tujuan dari penulisan ilmiah ini yaitu membuat aplikasi pembelajaran game interaktif  dengan langkah-langkah yang diperlukan menggunakan program Adobe Flash CS5 dengan software pendukung Adobe Photoshop CS5 dan Cool Edit Pro 2.1.

 

1.4  Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode analisis, studi pustaka, uji coba dan implementasi berkaitan dengan software-software yang digunakan.

Spesifikasi kebutuhan yang diperlukan dalam metode ini adalah :

  • Spesifikasi Software :

–          Adobe Flash Professional CS5

–          Adobe Photoshop CS5

–          Cool Edit Pro 2.1

  • Spesifikasi Hardware (minimum) :

–          Intel ® Pentium ® 4 atau AMD Athlon ® 64 prosesor

–          Microsoft ® Windows ® XP dengan Service Pack 2 (Service Pack 3 disarankan); Windows Vista ® Home Premium, Business, Ultimate, atau Enterprise dengan Service Pack 1, atau Windows 7 .

–          1GB RAM (2GB disarankan).

–          3.5GB yang tersedia ruang hard-disk untuk instalasi, ruang kosong tambahan diperlukan selama instalasi (tidak dapat menginstal pada perangkat penyimpanan removable flash).

–          1024×768 display (1280×800 disarankan) dengan 16-bit video card.

–          DVD-ROM .

–          QuickTime 7.6.2 lunak yang diperlukan untuk fitur multimedia.

  • Peralatan :

–          Printer

–          Microfon

–          Scanner

–          Komputer

1.5  Sistematik Penulisan

Untuk memudahkan penulis dalam membuat penulisan ilmiah, maka pembahasan akan dibagi menjadi 4 bagian utama :

BAB I             : Pendahuluan.

Pada bab ini penulis akan membahas mengenai latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, dan sistematik atau gambaran umum penulisan.

BAB II : Landasan Teori.

Pada bab ini penulis akan membahas mengenai teori-teori game yang berhubungan dengan Adobe Flash CS5, Adobe Photoshop CS5, dan Cool Edit Pro 2.1, mulai dari teori games, teori navigasi, teori Adobe.

BAB III : Analisa dan Pembahasan

Pada bab ini penulis akan membahas mengenai prosedur permainan, struktur aplikasi, langkah-langkah pembuatan game tersebut,  langkah pembuatan animasi, rancangan input/output, dan spesifikasi hardware dan software.

BAB IV          : Penutup

Pada bab ini berisikan tentang kesimpulan dan saran-saran yang telah dibahas pada penulisan ilmiah.

PENALARAN dan PENARIKAN KESIMPULAN

penalaran terbagi menjadi 2 bagian yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif . Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian, sehingga pengamat akan mendapatkan gambaran sebelum mengungkapkan sebuah pendapat.

1. Penalaran Induktif

merupakan suatu  proses berpikir untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Di dalam penalaran induktif terdapat tiga bentuk penalaran induktif yaitu:

  • generalisasi,
  • analogi dan
  • hubungan kausal.

Hubungan Kausal

Penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan.

Macam hubungan kausal :

a. Sebab- akibat : Hujan turun di daerah itu mengakibatkan timbulnya banjir.

b. Akibat – Sebab : Andika tidak lulus dalam ujian kali ini disebabkan dia tidak belajar dengan baik.

c. Akibat – Akibat : Ibu mendapatkan jalanan di depan rumah becek, sehingga ibu beranggapan jemuran di rumah basah.

Analogi

Cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.

Contoh analogi :

Rudy adalah lulusan Akademi Gunadarma.

Rudy dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Vitto adalah lulusan Akademi Gunadarma.

Oleh Sebab itu, Vitto dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Generalisasi

Proses penalaran yang mengandalkan beberapa pernyataan yang mempunyai sifat tertentu untuk mendapatkan simpulan yang bersifat umum.

Contoh generalisasi :

Jika ada udara, manusia akan hidup.

Jika ada udara, hewan akan hidup.

Jika ada udara, tumbuhan akan hidup.

Jadi, jika ada udara mahkluk hidup akan hidup.

2. Penalaran Deduktif

Penalaran deduktif yaitu adalah cara berpikir dengan berdasarkan suatu pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Di dalam penalaran deduktif terdapat entimen macam silogisme, yaitu :

  • silogisme kategorial,
  • silogisme hipotesis,
  • silogisme alternatif dan
  • silogisme entimen.

Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

Silogisme kategorial terjadi dari tiga proposisi, yaitu:

Premis umum : Premis Mayor (My)

Premis khusus : Premis Minor (Mn)

Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)

Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.

Contoh:

Contoh silogisme Kategorial:

Premis My : Semua mahasiswa adalah lulusan SMA

Premis Mn : Stephanus adalah mahasiswa

Premis K : Stephanus lulusan SMA

Silogisme Alternatif

Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh :

Premis My : Rian berada di Depok atau Bogor.

Premis Mn : Rian berada di Depok.

Premis K : Jadi, Rian tidak berada di Bogor.

Silogisme Hipotesis

Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Konditional hipotesis yaitu, bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

Contoh :

Premis My : Jika tidak ada air, manusia akan kehausan.

Premis Mn : Air tidak ada.

Premis K : Jadi, Manusia akan kehausan.

Silogisme Entimen

Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Contoh:

– Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.

– Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya. namun silogisme kategorial dapat dibedakan menjadi dua saja, yaitu silogisme kategorial dan silogisme tersusun. Dimana silogisme tersusun terbagi lagi menjadi tiga kategorial yaitu:

a. Epikherema

Epikherema adalah jabaran dari silogisme kategorial yang diperluas dengan jalan memperluas salah satu premisnya atau keduanya. Cara yang biasa digunakan adalah dengan menambahkan keterangan sebab: penjelasan sebab terjadinya, keterangan waktu, maupun poembuktian keberadaannya.

Contoh:

Semua pahlawan bersifat mulia sebab mereka selalu memperjuangkan hak miliki bersama dengan menomorduakan kepentingan pribadinya. Sultan Mahmud Badaruddin adalah pahlawan. Jadi, Sultan Mahmud Badaruddin itu mulia.

b. Entimem

Silogisme ini merupakan jenis silogisme yang sama dengan pada penjelasan di atas.

c. Sorites.

Silogisme tipe ini sangat cocok untuk bentuk-bentuk tulisan atau pembicaraan yang bernuansa persuasif. Silogisme tipe ini didukung oleh lebih dari tiga premis, bergantung pada topik yang dikemukakan serta arah pembahasan yang dihubung-hubungkan demikian rupa sehingga predikat premis pertama menjadi subyek premis kedua, predikat premis kedua menjadi subyek pada premis ketiga, predikat premis kedua menjadi subyek pada premis keempat, dan seterusnya, hingga akhirnya sampailah pada kesimpulan yang diambil dari subyek premis pertama dan predikat premis terakhir.

Dalam menulis suatu karya/karangan ilmiah tentukita tidak lupuyt dari berbagai aspek didalamnya, berikut ini beberapa aspek yang terkait dalam pembuatan/peracangan suatu karya ilmiah

DaftarPustaka

  • Sebuah daftar yang berisi judul ,buku-buku artikel dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang digunakan untuk memperjelas pembaca dari mana sumber penulisan tersebut.
  • Dengan adanya daftar pustaka para sarjana serta calon sarjana dapat  melihat kembali pada sumber asli yang membuat tulisan tersebut .
Dengan begitu sudah jelas bahwa fungsi suatu daftar pustaka yaitu sebagai pelengkap, para pembaca agar dapat melihat atau membaca sumber aslinya.
berikut beberapa contoh dari suatu daftar pustaka :
  • Aburrahman, Dudug. 1999. Metode Penelitian Sejarah, Jakarta : Logos Wacana Ilmu.
  • Alfian. 1983. Pemikiran dan Perubahan Poltik Indonesia, Jakarta; PT Gramedia
  • Anwar, Rosihan H. 2007.  Soekarno, Tentara, PKI, Jakarta: Yayasan Bogor Indonesia
Kutipan
  • pengulangan satu ekspresi sebagai bagian dari yang lain, terutama ketika ekspresi dikutip terkenal atau eksplisit dihubungkan dengan kutipan ke sumber aslinya, dan ditandai oleh tanda kutip.
  • Merupakan suatu pendapat seseorang bedasarkan apa yang kita baca dengan mata kepala kita, entah itu dari buku, internet, majalah, koran, dll.
  • Tujuan Suatu Kutipan yaitu agar dapat membuktikan apa yang dikatakan, menunjang apa yang diungkapkan .
Kutipan terdiri dari 2 jenis :
  1. Kutipan Langsung
  2. Kutipan Tidak Langsung
Berikut contoh dari suatu kutipan :
Kutipan Langsung
Contoh  :
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3).
Kutipan tidak Langsung
Contoh  :
Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis.
Catatan Kaki (foot note)
  • Menurut wikipedia daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Catatan kaki biasa digunakan untuk memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan sumber kutipan atau sebagai pedoman penyusunan daftar bacaan.
  • Catatan kaki biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil daripada huruf di dalam teks.

Sistematika penulisan catatan kaki

  1. Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
  2. Catatan kaki diketik berspasi satu.
  3. Diberi nomor.
  4. Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
  5. Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
  6. Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
  7. Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
  8. Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
  9. Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
  10. Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
  11. Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
  12. Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.
Referensi :
Kaarangan ilmiah
=====>>  laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
=====>> tulisan yang memuat artikel-artikel yang ditulis secara fakta , 
dari beberapa kesimpulan  , pengetahuan dan segala kondisi yang ada

Tujuan Karya/Karangan Ilmiah

  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Manfaat Karya/Karangan Ilmiah

Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:

  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

Isi dan Materi

Isi dari Penulisan Ilmiah diharapkan memenuhi aspek-aspek di bawah ini :
1.  Relevan dengan jurusan dari mahasiswa yang bersangkutan.
2.  Mempunyai pokok permasalahan yang jelas.
3.  Masalah dibatasi, sesempit mungkin.

Pendahuluan

  • Latar belakang masalah.
  • Rumusan masalah.
  • Tujuan penelitian.
  • Manfaat penelitian.

Kajian teori atau tinjauan kepustakaan

  • Pembahasan teori
  • Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan
  • Pengajuan hipotesis

Metodologi penelitian

  • Waktu dan tempat penelitian.
  • Metode dan rancangan penelitian
  • Populasi dan sampel.
  • Instrumen penelitian.
  • Pengumpulan data dan analisis data.

Hasil Penelitian

  • Jabaran varibel penelitian.
  • Hasil penelitian.
  • Pengajuan hipotesis.
  • Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
  • Saran

Tahap Perencanaan Karangan Ilmiah

1.1 Perencanaan Isi

  • · Produk berpikir konseptual dan analitis
  • · Prinsip pengklasifikasian, pembagian, dan keruntutan
  • · Kaidah kelengkapan dan konsistensi.

1.2 Perencanaan Format dan Teknik Penulisan

  • · Standar (Universal)
  • · Lazim (Selingkung)
  • · Konvensional

1.3 Perencanaan Bahasa (Ragam Ilmiah)

  • · Nada formal dan objektif
  • · Lazim bertitik tolak orang ketiga dan kalimat pasif
  • · Gramatik konsisten
  • · Berbeda dengan ragam bahasa sastra dan bahasa keseharian
  • · Berada pada tingkat resmi, bukan tingkat keseharian (kolokial)
  • · Berbentuk wacana pemaparan (ekspositori)
  • · Pengungkapan dengan lengkap, jelas, ringkas, dan tepat.
  • · Terhindar dari unsur bahasa yang usang, kolot, dan basi.
  • · Terhindar dari ungkapan yang ekstrim dan emosional.
  • · Terhindar dari kata-kata yang mubazir.
  • · Sebagai alat komunikasi pikiran, bukan perasaan.
  • · Berukuran sedang dalam panjang kalimat.
  • · Lazim dilengkapi dengan gambar, diagram, peta, daftar, dan tabel.

Banyak penulis gagal dalam merealisasikan ragam ilmiah karena kesalahan pemilihan dan pembentukan kata, frase, klausa, kalimat, dan paragraf. Akibatnya ragam tidak memenuhi syarat dan ragam bahasa ilmiah yang tidak bergengsi.

Referensi

http://id.wikipedia.org

teoriorganisasiumum2_tgs3

Posted: Juni 14, 2011 in Tak Berkategori

Tugas Ke 3

Teori Organisasi Umum

Soal

  1. Apa yang dimaksud dengan aplikasi manajemen perkantoran ?
  2. Sebutkan jenis dari aplikasi manajemen perkantoran ?
  3. Bagaimana menurut anda pengaruh perkembangan teknologi computer dan komunikasi terhadap system manajemen dan organisasi ?
  4. Hal apa yang perlu dipertimbangkan dengan adanya kemajuan teknologi computer dan komunikasi terhadap perkembangan organisasi ?
  5. Dampak apa saja yang akan terjadi terhadap manajemen dan organisasi suatu perusahaan dari perkembangan system jaringan dan internet ?

 

 

1. Apa yang dimaksud dengan aplikasi manajemen perkantoran ?

Pengertian manajemen perkantoran menurut beberapa ahli

  • (George R. Terry) Manajemen perkantoran adalah perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakan agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan.
  • ( William Leffingwell dan Edwin Robinson) Manajemen perkantoran sebagai suatu fungsi cabang dari seni dan ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan kantor secara efisien, bilamana dan dimanapun pekerjaan harus dilakukan.
  • (Millis Geoffrey) Manajemen kantor adalah seni membimbing personil kantor dalam menggunakan sarana yang sesuai dengan lingkungannya demi mencapai tujuan yang ditetapkan.
  • (J.C. Denyer, 1973) Manajemen perkantoran adalah pengarahan dan pengawasan sebuah kantor untuk mencapai tujuannya yang khusus dengan cara yang sehemat-hematnya.
  • (J.C. Denyer, 1973) Manajemen kantor dapat dirumuskan sebagai pengorganisasian suatu kantor untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan untuk memanfaatkan pegawai dengan sebaik-baiknya dengan menggunakan mesin-mesin dan perlengkapan yang paling cocok, metode-metode yang paling baik dan dengan memberikan lingkungan yang sesuai.
  •  (Edwin Robinson. 1953) Istilah manajemen perkantoran akan dipergunakan dalam arti luas demikian dalam buku ini; manajemen perkantoran akan dianggap meliputi manajemen daripada pekerjaan kantor dimanapun dan oleh siapapun dilakukan.
  •  (Littlefield dan Peterson, ) Manajemen Perkantoran berkenaan dengan pengarahan dan pengawasan pekerjaan perkantoran.

Jadi semua hal yg dilakukan kantor untuk mencapai tujuan adalah manajemen perkantoran

 

2.Sebutkan jenis dari aplikasi dari manajemen perkantoran ?

Compiere adalah sebuah ERP dan solusi bisnis CRM sumber terbuka untuk Usaha Kecil dan  Menengah (UKM) dalam bidang distribusi dan jasa.

ERP (Enterprise Resource Planning) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.

Audit Sistem Aplikasi Produk adalah ketika sistem komputer dari SAP undegoes sebuah audit untuk memeriksa perusahaan keamanan dan integritas data . SAP is the acronym for Systems, Applications, Products. SAP adalah singkatan dari Systems, Applications, Produk. Ini adalah sebuah sistem yang menyediakan pengguna dengan aplikasi bisnis lunak waktu nyata. Ini berisi antarmuka pengguna dan dianggap sangat fleksibel. Dalam audit SAP dua bidang utama yang menjadi perhatian adalah keamanan dan integritas data.

Macromedia Director adalah perangkat yang dibuat oleh Macromedia dan sekarang merupakan bagian dari Adobe Systems. yang memperbolehkan pengguna untuk membangun perangkat lunak dalam film metaphor, yang digunakan pengguna untuk menjadi sutradara sebuah film.

Tujuan yang hendak dicapai dari setiap rantai suplai adalah untuk memaksimalkan nilai yang dihasilkan secara keseluruhan (Chopra, 2001, h5). Rantai suplai yang terintegrasi akan meningkatkan keseluruhan nilai yang dihasilkan oleh rantai suplai tersebut.

 

3.Bagaimana menurut anda pengaruh perkembangan teknologi computer dan komunikasi terhadap system manajemen dan organisasi ?

Menurut pendapat saya pengaruh perkembangan teknologi computer dan komunikasi mempengaruhi system manajemen perkantoran karena untuk mengelola manajemen perkantoran juga melihat dengan perkembangan teknologi dan komunikasi. Semakin berkembangnya teknologi system menjadi lebih bagus dan tentunya lebih memudahkan pengoperasiannya.  sekarang  segala  sesuatu dibuat menjadi lebih praktis  dan kita hanya perlu menyesuaikan dengan perkembangan. Komunikasi yg baik  juga dapat memudahkan pengoranisasian yg ada di kantor. Menurut saya keduanya mempengaruhi system manajemen operasi.

4. Hal apa yang perlu  dipertimbangkan dengan adanya kemajuan teknologi computer dan komunikasi terhadap   perkembangan organisasi?

Semakin pesatnya perkembangan menuntut segala sesuatu menjadi seba cepat, sehingga efektif dan efisien. Keamanan data juga sangat di utamakan dan bagaimana kita menempatkan kemajuan teknologi secara tepat dalam organisasi.

5. Dampak apa saja yang akan terjadi terhadap manajemen dan organisasi suatu perusahaan dari perkembangan system jaringan dan internet ?

Dampaknya dapat memudahkan kita, kita bisa terhubung ke mana saja dengan internet. Informasi juga lebih mudah didapat, kita lbh mudah mengakses maupun bertransaksi. Tapi tingkat kejahatan juga tinggi seperti jika ada oknum jahil yg berhasil menjebol rahasia organisasi. Untuk itu suatu keamanan sangat dibutuhkan.